Catatan di buku ini sudah dimuat di perempuanpangkep.com di sepanjang tahun 2016. Niat kami dari penerbit memilih sejumlah naskah yang dirasa perlu untuk dibukukan merupakan langkah dalam mengorbitkan karya penulis muda di Pangkep.
Penerbit menyadari kalau naskah yang ditulis Nhany Rachman Khan amatlah temporal termasuk menceritakan suatu peristiwa yang pernah menguak dan menjadi perbincangan khalayak di Pangkep yang, tentu ketika peristiwa itu kembali dibaca di masa kini akan mengantar pembaca yang mengetahui kisah itu kembali berjalan ke masa lalu.
Namun, bagaimana dengan pembaca yang tidak mengetahuinya. Tentu suatu pertaruhan sebabmembutuhkan referensi tambahan. Tetapi, mengatasi situasi itu kita terbantukan dengan arsip di dunia maya. Pembaca bisa mencarinya di mesin pencari guna mengecek apakah peristiwa tersebut pernah menjadi isu bagi media atau tidak.
Tantangan lain yang disadari ialah, catatan Nhany juga sangat personal. Wajar saja, sebab ia menulis untuk websitenya sendiri. Artinya, dialah menentukan segalanya. Mulai dari judul hingga gaya penulisan. Meski demikian, bukankah catatan ini pernah tayang dan dibaca oleh khalayak di dunia maya. Artinya, relasi pembaca yang mengenal Nhany sudah terbangun.
Muatan buku ini terbagi ke dalam tiga bagian: Kuliner, Peristiwa, dan Perjalanan. Hal itu mengacu pada aktivitas Nhany yang doyan makan, dikenal pula sebagai perempuan dengan segudang aktivitas, dan tentunya, senang melakukan perjalanan baik untuk mewakili lembaga di mana ia bernaung maupun perjalanan pribadi.
Buku ini menjadi tabungan literasi yang coba dibangun di Pangkep. Bagaimana pun, Nhany telah berusaha merekam peristiwa, ruang, dan aktivitasnya ke dalam tulisan.



