Empat belas tahun silam, tepatnya di tahun 2012. Kumpulan anak muda di Pangkep yang tergabung dalam komunitas Lentera pernah menerbitkan Majalah Sastra Lentera dengan tagline Bacaan Anak Zaman.
Majalah ini terbit tiga edisi sebelum mati muda setahun kemudian. Edisi terakhir terbit pada Mei 2013 yang menandai majalah tidak lagi terbit. Kini, ketiga edisi telah malih rupa ke dalam bentuk pindaian PDF yang bisa diakses kembali untuk publik.
“Bahagialah mereka yang mati muda,” sepotong sajak penyair Yunani, Horatius yang gemar dikutip Soe Hok Gie. Tentulah bukan petuah untuk disepakati redaksi Lentera. Walau faktanya majalah itu mati muda.
Silakan klik tautan berikut untuk baca lebih lanjut.
Majalah Sastra Lentera Edisi 1



